Sabtu, 14 Januari 2012

Asam Urat dan rematik


==== ASAM URAT =====
  (Dari berbagai sumber)
PENYAKIT ASAM URAT
·      Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumzi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang.
·      Asam urat terjadi jika kadar uric acid di dalam ginjal tubuh terlalu berlebihan. Ginjal yang semestinya memfilter uric acid dan melepaskannya ke luar dari tubuh, gagal untuk bekerja secara normal. Kadar uric acid yang tinggi di dalam darah akan menyebabkan kristal padat mengumpul di berbagai persendian. Ini menyebabkan rasa sakit pada si penderita.

GEJALA ASAM URAT
·      Kesemutan dan linu
·      Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
·      Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
·      Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan membengkak dan berwarna kemerahan (meradang)
·      Biasanya persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari
·      Rasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang
·      Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan dan siku
·      Pada kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat bergerak
·      Untuk memastikan, Anda harus melakukan pemeriksaan laboratorium. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.
PROSES TERJADI PENYAKIT ASAM URAT
o  Konsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan
o  Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat
o  Kadar asam urat dalam tubuh meningkat, sehingga ginjal tidak mampu membuang kelebihan asam urat
o  Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian
o  Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku

SOLUSI/MENGATASI ASAM URAT
·      Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk pria.
·      Kontrol makanan yang dikonsumsi.
·      Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh dan olah raga

MAKANAN YANG HARUS DIHINDARI (MENGANDUNG BANYAK PURIN)
·      Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
·      Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
·      Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
·      Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
·      Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
·      Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
·      Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
·      Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.
·      Alkohol,  Ikan hearing, sarden dan sebangsanya,  Telur, Jeroan; semua bagian yang terdapat dalam perut hewan: usus, hati, jantung, babat, dan limpa

ANJURAN/ PENCEGAHAN
·      Olahraga teratur, Sebisa mungkin setiap hari olahraga ringan. Seperti jalan kaki, karena dengan jalan kaki dapat membakar kalori, memperkuat otot dan memperkuat tulang tanpa menganggu persendian yang sakit. Untuk melakukan olahraga sebaiknya meminta pendapat dokter atau terapi supaya mengetahui gerakan-gerakan terbaik.
·      Konsumsi daun salam, Untuk mengatasi asam urat daun salam dapat membantu anda mengobati penyakit tersebut. Caranya dengan : Rebus daun 10 daun salam dengan 700cc air, tunggulah beberapa saat sampat air tertinggal 200cc, kemudian minumlaah selagi hangat
·      .Banyak-banyak minum air putih, Dalam mengkonsumsi air putih setiap harinya dapat membantu anda dalam mengatasi asam urat. Karena air putih dipercaya membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.
·      Konsumsi buah mengkudu, Buah ini dipercaya memiliki khasiat sebagai pengurang rasa nyeri dan antiinflamasi alamiah. Ekstraknya dapat menghambat enzim siklooksigenase-2(COX-2) yang akan menyingkirkan penimbul rasa nyeri, prostaglandin (PGE). Ia juga mengandung senyawa scopoletin yang memiliki sifat antiinflamasi.
·      Hindari alcohol, Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat orang yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.
·      Konsumsi karbohidrat, Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
·      Rendah protein
Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi. Misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.
·      Perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu dan menghindari makanan yang berkadar purin tinggi dapat mengendalikan asam urat. Berikut adalah makanan tinggi purin yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat. (Ingat bahwa masing-masing orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Makanan yang sangat cepat menimbulkan serangan asam urat pada satu orang belum tentu menimbulkan efek yang sama pada yang lainnya).
·      Jangan minum aspirin (bila membutuhkan obat pengurang sakit, pilih jenis ibuprofen dan lainnya)
·      Makan makanan yang mengandung potasium tinggiseperti Sayuran dan buah-buahan, Kentang, Alpukat, Susu dan yogurt, Pisang, Makan buah-buahan kaya vitamin C, terutama jeruk dan strawberry
·      Aktif secara seksual ( Seks ternyata memperlancar produksi urin sehingga menurunkan kadar asam urat).
·      Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
·      Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry. Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.
·      Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
·      Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
·      Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
·      Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan

FAKTA TENTANG ASAM URAT
·      Tidak semua keluhan sakit sendi dan bengkak yang mengikutinya berarti seseorang mengalami sakit asam urat. Untuk memastikan apakah benar orang tersebut sakit asam urat, hendaknya diperiksakan ke dokter.
·      Lebih sering diderita oleh pria, sementara kaum perempuan jarang sekali ditemukan kasusnya kecuali pada masa setelah menopause. Kaum perempuan jarang menderita penyakit asam urat karena memiliki hormon estrogen yang berfungsi membantu pembuangan asam lewat urine.
·      Iklan obat yang menawarkan penyembuhan terhadap sakit asam urat semakin mengacaukan pandangan umum terhadap kebenaran penyakit tersebut.
·      Kristal-kristal asam (uric acid) dihasilkan oleh metabolisme purin, salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh.
·      Seara alamiah, purin sudah dihasilkan oleh tubuh sebesar 85%. Jadi hanya dibutuhkan 15% purin yang berasal dari asupan makanan.
·      Makanan yang berasal dari hewan menghasilkan purin lebih besar dibandingkan makanan dari tumbuh-tumbuhan. Ini mengakibatkan orang yang suka makan daging lebih rentan untuk terjangkit penyakit asam urat.
·      Suku Maori memiliki prevalensi menderita penyakit asam urat paling besar di dunia. Sedangkan di Indonesia, penyakit asam urat diderita oleh masyarakat yang tinggal di pesisir pantai.

ASAM URAT DAN REMATIK
·      Penyakit asam urat timbul akibat meningkatnya kandungan asam urat (urate acid) dalam darah sehingga kadarnya melebihi normal. Asam urat sendiri terbentuk dari senyawa purin, yaitu senyawa pecahan dari asam nukleat (bahan dasar protein inti sel). Akibatnya, timbullah beragam reaksi, mulai dari radang sendi hingga gagal ginjal.
·      Sedangkan rematik disebabkan oleh hal yang sangat berbeda, yaitu kerapuhan tulang. Untuk memastikan penyebab rasa nyeri itu perlu dilakukan tes darah di laboratorium.
·      Ada sebagian media yang mengatakan bahwa Asam urat sendiri sebenarnya merupakan salah satu penyakit rematik. Terdapat sekitar 100-an jenis rematik, namun yang membedakan asam urat dengan rematik pada umumnya adalah asam urat/gout lebih menyerang pada bagian persendian, khususnya sendi-sendi jari.
·      Meski begitu,  Faktanya, hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggi. Banyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik. Asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik. "Penyakit rematik akan terjadi bila asam urat terkumpul dalam sendi dan membentuk endapan kristal monosodium urat.



                                                                 ====== REMATIK =========
1.      PENYAKIT REMATIK
Penyakit rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun.
Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus, bakteri, dan jamur, keliru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Pada penyakit rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi. Hasilnya dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsi dan bahkan cacat.
2.      GEJALA
Kekakuan sendi di pagi hari. Kekakuan ini berlangsung selama setidaknya satu jam. (Berbeda dengan kekakuan dari osteoartritis yang biasanya menghilang dalam setengah jam.)
Pembengkakan dan nyeri sendi. Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh. Rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan.
Nodul (benjolan). Pada sekitar 20% pasien rematik, peradangan pembuluh darah kecil dapat menyebabkan nodul atau benjolan di bawah kulit yang berukuran sebesar kacang hijau atau sedikit lebih besar dan seringkali terletak di dekat persendian. Nodul dapat terbentuk di sepanjang perjalanan penyakit.
Penumpukan cairan. Cairan dapat terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Dalam beberapa kasus, kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker. Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit. Namun, Kista Baker juga dapat berkembang pada orang yang tidak memiliki rematik.
Gejala seperti flu. Kelelahan, penurunan berat badan, dan demam dapat menyertai awal penyakit rematik. Beberapa orang merasakannya seperti gejala pilek atau flu. Bedanya, gejala rematik bisa berlangsung selama bertahun-tahun.
Meskipun rematik adalah penyakit menahun dan sistemik, gejala serangannya datang dan pergi. Ada masa-masa ketika sendi menjadi lebih meradang dan menyakitkan yang disebut flare atau suar. Suar ini dapat terjadi tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, lalu diikuti dengan remisi atau masa-masa dengan sedikit peradangan. Dalam beberapa tahun pertama, rematik dapat menyebabkan kerusakan dan cacat permanen di persendian.

3.      WACANA
Di masyarakat, masih terus berkembang mitos dan anggapan yang salah mengenai penyakit ini. Padahal mitos-mitos ini menyesatkan bila dikaji dari sisi medis dan bisa merugikan penderita.
Ahli penyakit dalam dan rheumatolog dari Divisi Rheumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. Bambang Setyohadi, menjelaskan motis dan fakta seputar penyakit rematik.  Berikut  poin-poinnya :
1. Sering mandi malam di usia muda memicu rematik di usia tua. Faktanya, sejauh ini belum ada bukti yang menguatkan bahwa mandi malam akan menyebabkan penyakit reumatik. Pada prinsipnya mandi malam atau mandi air dingin tidak menyebabkan rematik.  "Pada penderita rematik, mandi air dingin memang bisa membuat otot kaku atau spasme.  Kondisi tersebut biasanya membuat sendi tertekan sehingga menimbulkan rasa sakit," ujar Dr. Bambang saat peluncuran Senam Rematik.di Jakarta, Miinggu (25/5) kemarin.
2. Makan kankung atau bayam sebabkan rematik.  Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara bayam atau kangkung dengan riisko rematik.  "Kalaupun yang harus dihindari, bila Anda ditakdirkan menderita rematik adalah makanan yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat seperti jeroan, seafood atau minuman beralkohol," tegas Bambang. 
3. Semua penyakit rematik disebabkan asam urat. "Faktanya, hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggi. Banyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik," kata Bambang.  Menurutnya,  asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik. "Penyakit rematik akan terjadi bila asam urat terkumpul dalam sendi dan membentuk endapan kristal monosodium urat.  penyakit ini," terangnya.
3. Penyakit rematik adalah penyakit tulang.  Faktanya rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis diantaranya adalah osteoartritis dan reumatoid artritis. Osteoartritis paling sering menyerang sendi-sendi besar yang mendukung berat badan seperti sendi lulut, panggul, tulang belakang, punggung dan leher meski tidak tertutup kemungkinan menyerang daerah lain sementara reumatoid artiritis dikarenakan sistem imun yang menyerang lapisan atau membran sinovial sendi clan melibatkan seluruh organ-organ tubuh, dapat menyebabkan kecacatan.
4. Penyakit rematik hanya mengincar lansia.  Faktanya, rematik menyerang semua orang, tua maupun muda baik pria maupun wanita tergantung pada jenis penyakit rematiknya. Pada rematik jenis osteoartritis umumnya menyerang orang-orang berusia diatas 45 tahun sementara jenis Lupus Eritematosus menyerang wanita muda usia produktif tetapi juga dapat mengenai setiap orang. Para pria lebih mudah terserang Gout.
5. Penyakit rematik adalah keturunan. Faktanya, rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak.  "Namun begitu, ada kecenderungan faktor keluarga menjadi faktor resiko terjadinya rematik seperti pada Reumatoid Artritis, Lupus Eritematosus Sistemik dan Gout," ujar Dr Bambang.
6. Sakit pada tulang di malam hari adalah tanda gejala rematik. Faktanya, gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan umumnya sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari. Bisa menyerang setiap saat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar