Rabu, 16 Oktober 2013

Sahabat

PASIR DAN BATU


Dikisahkan bahwa ada dua orang sahabat melakukan perjalanan menyebrangi padang pasir. Pada suatu tempat, mereka terlibat dalam perdebatan sengit, sahabat yang satu menampar muka sahabat yang lain. Sahabat yang di tampar merasa terluka hatinya. Tanpa mengcapkan sepatah kata, ia menulis di pasir: HARI INI SAHABAT BAIKKU MENAMPARKU.

Mereka lalu melanjutkan perjalanan. Dan dalam per...jalanan mereka menemukan danau lalu mandi disitu. Orang yang di tampar tadi terjebak dalam lumpur hisap dan mulai tenggelam. Sahabatnya datang menolong. Setelah berhasil di selamatkan ia menulis di atas batu: HARI INI SAHABAT BAIKKU TELAH MENYELAMATKANKU.

Temannya bertanya, “tadi kau menulis di pasir, sekarang kau menulis diatas batu, mengapa?”

“Jika seorang melukai hati kita, sebaiknya kita menulis di atas pasir agar angin pengampunan dapat menghapusnya. Namun,bila seseorang berbuat baik kepada kita, hendaknya kita mengukir peristiwa itu di atas batu sehingga angin takkan pernah dapat menghapusnya.
^_^)..
(Authour unknown)
disadur dari buku "Hikmah dari sebrang"  
PUSTAKA ZAWIYAH
Anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)
Jln. Kali Widas (Mertodranan) 130
Bpustaka_zawiyah@telkom.net 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar